Cerita dari warung sebelah.
Kemaren sore makan di warung dekat STM Negeri ( Jl. Tawangmangu Jember ), nggak lama kemudian ada seorang anak yang masuk juga ke warung itu, lalu memesan mie goreng. nggak menunggu komando dari ibu pemilik warung, ibu tukang masak langsung kedapur untuk membuat mie goreng. Sambil menunggu mie goreng siap, ibu yang punya warung bertanya kepada anak tadi ;
ibu pemilik warung ; ndak pulang le ? kan liburan ?
anak ; enggak bu, nggak libur,
ibu pemilik warung ; kamu kelas brapa to ? 1 ato 3 ?
anak : sik kelas 1 bu,
ibu pemilik warung ; di kosan masak ?
anak ; iya bu,
ibu pemilik warung ; arek piro ?
anak ; anak 3 bu,
ibu pemilik warung ; masak berapa tiap hari ?
anak ; setengah kilo per hari , buat anak 3, maem siang sama sore saja,
ibu pemilik warung ; lauknya apa ?
anak ; pake mie terus …
sementara percakapan mereka blm berakhir, aku memandang anak itu, postur tubuhnya kurus, raut wajahnya seperti memikul beban yang tidak ringan. aku jadi iba melihatnya. dan dalam hati mendoakan, semoga suatu saat nanti kamu menjadi orang sukses, menjadi orang yang tidak kekurangan suatu apapun.